Efek Gadget Pada Kesehatan Mata Anak

Tehnologi benar-benar diciptakan utk memudahkan hidup manusia, baik tugas ataupun cuma sekadar isikan diwaktu luang. Tapi di sudut lain, technologi mampu membahayakan bagi kesehatan. Hasil studi yg dilakukan Klinik Mata Keluarga SMEC ditemukan pengaruh lifestyle modis yg makin membahayakan mata akibat pemakaian alat-alat berteknologi tinggi dengan cara konsisten menerus. Factor inipun dipercaya dr. Siswanto, SpM, SpKI, opthamologist Hunian Sakit Permata Cibubur.

Menurut Siswanto, perkembangan gadget mempunyai efek positif & negatif. Terutama kepada anak umur dini. Gadget membuahkan sinar yg mengandung gelombang elektromagnetik. “Kerusakan retina mata terhadap anak umur dini lebih rentan dibanding orang dewasa. Dikarenakan, bola mata yg dipunyai anak umur dini terhadap biasanya tetap berukuran mungil jika di bandingkan orang dewasa,” terangnya.

Efek Gadget Pada Mata Anak

Pemakaian gadget konsisten menerus menyebabkan mata jadi lebih kering. Ini berdampak terhadap keadaan mata yg enteng lelah. “Saat mata menyaksikan gadget konsisten menerus bersama durasi yg lama, mata bakal jarang berkedip & air mata yg diproduksi buat membasahi mata tak bekerja dgn baik. Sebenarnya, air mata yg dihasilkan dikala mata mengedip ini berfungsi buat menolong membasahi kornea mata & membawa oksigen dari hawa. Dikarenakan tak mempunyai pembuluh darah,” jelas Siswanto.

Tidak Hanya itu, lanjut Siswanto, pemakaian gadget bersama intensitas tinggi berdampak tidak baik terhadap lensa mata & berpotensi menyebabkan katarak di kemudia hri. “Anak umur dini pasti tetap dalam proses berkembang, automatic bola matanya juha dapat tumbuh panjang. Kalau anak tersebut mempunyai aspek keturunan mata minus dari orangtuanya, sehingga elemen ini bakal makin memperburuk keadaan mata anak tersebut,” ungkapnya.

Siswanto mengemukakan solusi utk mengantisipasi kerusakan mata akibat gadget yakni membatasi pemakaian gadget kepada anak. “Peran ortu teramat utama utk mengantisipasi permasalahan ini. Ortu mesti membatasi pemakaian gadget, per hri maksimal cuma dua kali bersama durasi 30 menit. Tidak Cuma itu, ortu serta mesti memberikan sampel. Jangan Sampai cuma melarang namun malah asik sendiri dgn gadget nya,” jelasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s